
Property Glossary Hub
Jawaban Singkat
PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) adalah perjanjian antara penjual dan pembeli yang mengatur kesepakatan sebelum proses jual beli diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Dokumen ini memuat hak, kewajiban, serta syarat yang disepakati oleh para pihak.
Mengapa Ada PPJB?
Dalam praktik transaksi properti, terdapat kondisi ketika proses jual beli belum dapat diselesaikan sepenuhnya.
PPJB menjadi dasar kesepakatan antara para pihak selama proses menuju tahap berikutnya.
Fungsi PPJB
- Mengikat kesepakatan.
- Menjelaskan hak dan kewajiban.
- Mengatur jadwal pembayaran sesuai kesepakatan.
- Menjelaskan kondisi yang disepakati.
Isi PPJB Secara Umum
- Identitas dan kedudukan para pihak (komparisi).
- Objek jual beli.
- Harga.
- Cara pembayaran.
- Serah terima dan masa pemeliharaan.
- Perubahan atau penambahan.
- Tata tertib penghunian.
- Pernyataan dan jaminan.
- Sanksi-sanksi.
- Pembatalan jual beli secara sepihak.
- Penandatanganan akta jual beli.
- Pengalihan hak dan tanggung jawab.
- Korespondensi.
- Asuransi.
- Pemberitahuan force majeure.
- Penyelesaian sengketa.
Posisi PPJB dalam Proses Pembelian
Booking Fee
↓
Surat Pesanan Apartemen
↓
Pembayaran minimal 20% dan bangunan sudah lebih dari 20%
↓
PPJB
↓
Pembayaran sesuai kesepakatan
↓
Lunas, bangunan selesai
↓
Serah terima unit (BAST)
↓
AJB (sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku)
Kesalahan yang Sering Terjadi
❌ Tidak membaca isi perjanjian.
❌ Tidak memahami hak dan kewajiban.
❌ Tidak memahami perbedaan konsep landed house dan apartemen.
❌ Menganggap PPJB sama dengan AJB.
FAQ
Apakah PPJB sama dengan AJB?
Tidak. PPJB merupakan tahap pengikatan sebelum proses jual beli diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengapa perlu membaca PPJB secara menyeluruh?
Karena dokumen tersebut memuat hak, kewajiban, dan syarat yang disepakati.
Unduh Checklist Membaca PPJB sebelum melakukan transaksi properti.